Hot NewsPendidikan

Lingkungan SMKN 5 Banjarmasin Bebas Sampah Plastik dan Botol Plastik

LINGKUNGAN SMKN 5 BANJARMASIN BEBAS SAMPAH PLATIK DAN BOTOL PLASTIK

suluhpendidikan.com,- Banjarmasin Sekolah adalah tempat bagi para pelajar menuntut ilmu. Di Indonesia sekolah terbagi menjadi 3 tingkatan, yaitu SD,SMP, dan SMA/SMK. Sekolah bisa dikatakan sebagai rumah kedua bagi para siswanya, semua ini karena para siswa menghabiskan sebagian waktunya untuk belajar di sekolah.

Seperti rumah, sekolah pun harus selalu bersih dan terawat agar semua warga sekolah bisa merasa nyaman. Untuk menjaga lingkungan sekolah, tidak hanya menjadi tugas dari petugas kebersihan akan tetapi semua warga sekolah harus ikut menjaga kebersihan sekolah karena ini merupakan tanggung jawab bersama dan harus saling membantu mewujudkan kondisi lingkungan sekolah yang bersih dan terawat.

Ada pemandangan yang berbeda yang ditunjukkan oleh siswa SMKN 5 Banjarmasin, dimana setiap siswa yang meninggalkan sekolah saat  proses belajar mengajar sudah selesai, setiap siswa wajib membawa  sampah plastik, botol-botol plastik, maupun limbah lainnya dan menaruh pada gerobak sampah yang sudah disiapkan , dan ini merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh siswa. Ketika ditemui, Kepala SMKN 5 Banjarmasin (Dr.Drs.H.Syahrir,MM) mengatakan bahwa ide tersebut muncul ketika melihat kondisi lingkungan sekolah yang luasnya 4,3 Ha dan hanya memiliki 5 orang petugas kebersihan dengan jumlah siswa 2725 orang. Jumlah siswa sebanyak itu terkadang kesadaran untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disiapkan masih rendah dan siswa-siswa selama ini tak jarang membuang sampah sembarangan, sehingga membuat kewalahan petugas kebersihan.

Dengan kondisi seperti itu, maka ide-ide kreatif muncul dari seorang Syahrir sebagai Kepala sekolah untuk mewajibkan setiap siswa membawa sampah keluar lingkungan sekolah saat pelajaran usai setiap harinya. Ketika penulis berkeliling di lingkungan sekolah sekitar jam 14.00 Wita, tidak ditemukan lagi sampah-sampah plastik maupun botol-botol plastik yang ada di area sekolah (SMKN 5 Banjarmasin), 

Pada gambar-gambar diatas memperlihatkan aktifitas siswa SMKN 5 Banjarmasin antri untuk menaruh sampah-sampahnya pada gerobak yang sudah disiapkan, dan juga sangat kelihatan pemandangan saat siswa berjalan menuju pintu keluar, masing-masing siswa membawa sampah-sampah dalam kantong-kantong plastik.

Lebih lanjut Syahrir mengatakan bahwa pembiasaan semacam ini akan terus ditumbuhkembangkan, sehingga karakter siswa terbentuk terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Ketika ditanya bagaimana dengan dukungan guru-guru yang ada di SMKN 5 Banjarmasin?. Syahrir yang juga pernah mengenyam pendidikan di Jerman dan berkeliling di lebih 40 Negara mengatakan bahwa Guru-guru dan tenaga kependidikan mendukung dan menyambut baik ide tersebut karena disamping melatih siswa untuk hidup bersih, juga melatih siswa dalam pembentukan karakter. (suluhpendidikan.Syh