Penutupan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan: Meningkatkan Kompetensi dan Menyiapkan Generasi Vokasi Berprestasi Nasional

Banjarmasin, SP. 11 Juni 2026. Pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung dari tanggal 09-12 Juni 2026, yang dipusatkan di SMKN 5 Banjarmasin. resmi ditutup dalam suasana penuh semangat, kebanggaan, dan apresiasi terhadap prestasi para peserta. Penutupan kegiatan dilakukan oleh Gusti Musriyadi, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Gusti Musriyadi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, dewan juri, pendamping, kepala sekolah, guru, dunia usaha dan dunia industri, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyukseskan penyelenggaraan LKS tingkat provinsi tahun ini.
Menurutnya, Lomba Kompetensi Siswa merupakan ajang strategis dalam mengukur kemampuan peserta didik SMK sesuai bidang keahlian yang dipelajari di sekolah. Kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah untuk menunjukkan keterampilan teknis, tetapi juga melatih karakter, kreativitas, inovasi, disiplin, sportivitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Kami berharap LKS dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Gusti Musriyadi di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Beliau juga menegaskan bahwa para peserta yang berhasil meraih Juara I pada setiap bidang lomba akan menjadi wakil Provinsi Kalimantan Selatan pada Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta. Kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengharumkan nama daerah sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan vokasi Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
“Persiapkan diri dengan lebih baik lagi. Terus berlatih dan tingkatkan kemampuan sehingga mampu memberikan hasil terbaik bagi Kalimantan Selatan di tingkat nasional,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Gusti Musriyadi juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil menjadi juara. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, bimbingan guru, serta dukungan sekolah dan keluarga.
Namun demikian, beliau juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum memperoleh juara agar tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa setiap peserta yang telah berani mengikuti kompetisi merupakan pribadi-pribadi yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang.“Bagi yang belum berhasil menjadi juara, bukan berarti gagal. Semua peserta adalah pemenang karena telah berani berkompetisi, menunjukkan kemampuan terbaik, dan memperoleh pengalaman yang sangat berharga. Kesuksesan tidak hanya diukur dari piala yang diraih, tetapi juga dari semangat belajar dan terus berkembang,” ungkapnya.

Suasana penutupan berlangsung meriah dengan penyerahan piala, piagam penghargaan, dan medali kepada para juara dari berbagai bidang lomba yang dipertandingkan. Para peserta tampak antusias menerima penghargaan, sementara guru pendamping dan kepala sekolah memberikan apresiasi atas perjuangan siswa selama mengikuti kompetisi.
Pelaksanaan LKS tahun ini diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Kalimantan Selatan yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, dunia usaha, dan dunia industri. Kompetensi yang dimiliki para siswa diharapkan mampu menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan global sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Melalui kegiatan ini pula, pemerintah terus mendorong terciptanya budaya kompetisi yang sehat di kalangan siswa SMK sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan vokasi. LKS menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun jejaring dan berbagi pengalaman dengan siswa dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan LKS SMK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, diharapkan semangat kompetisi, inovasi, dan profesionalisme terus tumbuh di kalangan generasi muda vokasi. Para juara diharapkan mampu membawa nama baik Kalimantan Selatan di tingkat nasional, sementara seluruh peserta dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi demi kemajuan pendidikan vokasi Indonesia.
